Scroll to top
© 2018, Rapid Website & eCommerce Developer
Share

16 Tipe Palet Warna Website Untuk Menarik Perhatian Pengunjung

Apakah palet warna yang Anda gunakan cocok untuk menarik perhatian pengunjung Anda? Apakah Anda bingung memilih palet warna yang cocok?

Setiap orang memiliki warna favorit mereka, dan designer paham akan pentingnya skema warna berdasarkan brand, arti, dan produk atau servis yang akan dipromosikan.

Warna yang tepat membutuhkan perencanaan yang matang

Warna dapat membuat pengunjung merasakan bahwa situs tersebut memiliki layout dan tipografi, apabila dikemas secara baik, akan memberikan dampak positif terhadap brand tersebut secara keseluruhan.

Dalam artikel ini kita akan melihat mengapa memilih warna yang tepat itu penting, dan juga 16 palet warna pada situs-situs yang efektif dalam mengambil perhatian pengunjung.

Mengapa Skema Warna Sangat Penting?

Sebelum kita memasuki proses pemilihan skema warna untuk website Anda, penting untuk diperhatikan mengapa skema warna sangat penting.

Anda pasti berpikir bahwa konten itu segalanya. Memang benar, orang-orang menyukai konten, mereka tertarik dengan konten yang segar dan menarik, namun sebelumnya Anda harus menarik perhatian mereka terlebih dahulu.

Disinilah palet warna akan berperan. Apabila Anda memilih warna yang tepat, Anda dapat memukau pengunjung Anda dengan konten. Begini caranya:

1. Buatlah Brand Anda Diakui

Website Anda adalah halaman kantor online Anda.

Artinya website tersebut harus merepresentasikan brand Anda secara akurat. Lebih dari itu, website tersebut harus dapat dikenang oleh pengguna sehingga dapat kembali setelah kunjungan pertama.

Karena memang banyak pengunjung tidak siap untuk membeli atau melakukan hal lainnya ketika kunjungan pertama mereka, dan mereka harus mengingat perusahaan Anda apabila ingin kembali untuk melakukannya.

Beruntungnya, warna mempengaruhi identitas brand hingga 80%.

Jadi, jika perusahaan Anda sudah memiliki skema warna, sangatlah penting untuk memasukkannya ke dalam desain website Anda. Ini akan memudahkan pengunjung untuk mengingat brand Anda.

Ditambah lagi, apabila skema warna website Anda konsisten, pengunjung akan tahu bahwa mereka berada di tempat yang tepat ketika mereka kembali, tidak memperdulikan darimana.

Lalu untuk memberi tahu pengunjung siapa Anda, desain web juga berperan penting dalam menentukan reaksi pengunjung terhadap brand Anda.

Dalam sebuah survei menyatakan bahwa 94% responded memilih desain web sebagai keutamaan untuk kesan pertama.

Tentunya desain web tidak hanya melibatkan warna. Tetapi dapat dipastikan bahwa warna adalah elemen yang paling jelas dalam website Anda, dan satu-satunya yang bisa ditangkap oleh pengunjung dalam 50 milidetik pertama, palet warna akan menambahkan atau merusak penilaian pengunjung untuk perusahaan Anda.

2. Bentuklah apa yang pengunjung rasakan tentang website Anda

Dalam studi lainnya, dikatakan bahwa 90% dari penilaian awal hanya berdasarkan dari warna saja. Hingga tahap tertentu, alasan tersebut masuk akal.

Karena memang warna menjadi salah satu aspek dari sebuah halaman untuk memahaminya. Warna dapat dinilai hampir secara instan dan tidak membutuhkan evaluasi atau berkas dari pengunjung.

Namun juga penting untuk mempertimbangkan bahwa psikologi warna berperan dalam penilaian.

Banyak perusahaan yang menggunakan keunggulannya, seperti yang terlihat dalam ilustrasi berikut.

 

Sebagai contoh, brand yang ingin mengutamakan rasa kreativitas dan imajinasi memakai warna ungu sebagai warna utamanya, dan begitu pula brand yang ingin mengutamakan keseimbangan lebih sering memakai warna hitam dan putih.

Ini terikat dengan kepribadian yang Anda inginkan pada brand Anda.

Dalam sebuah studi tentang kepribadian brand, psikologi dan profesor dari Stanford, Jennifer Aaker, menyimpulkan bahwa ada lima dimensi utama yang berperan dalam kepribadian brand.

 

 

Brand terkadang memiliki gabungan berbagai sifat, namun biasanya mengutamakan ke satu kepribadian.

Meskipun tidak banyak yang sadar bahwa warna merah pada logo prusahaan didesain untuk membuat perasaan yang bersemangat.

Dan ketika warna-warna tersebut membentuk reaksi spesifik, beberapa warna terkadang lebih baik daripada warna lainnya untuk kebanyakan brand dan website.

Contohnya, biru merupakan warna yang paling aman karena warna favorit kebanyakan orang adalah biru. Kenyataannya, 57% pria dan 35% wanita mengatakan bahwa biru warna favorit mereka.

 

 

Jadi ketika memilih warna untuk website Anda, pertimbangkan reaksi emosional pengunjung Anda.

Jika Anda ingin dilihat banyak orang, warna biru menjadi warna yang cocok untuk website Anda. Contohnya seperti Facebook dan Twitter menggunakannya untuk logo dan branding.

3. Kembangkan rasa akan urutan

Disamping dari reaksi emosional dari warna yang Anda pilih, penting juga untuk mempertimbangkan bagaimana warna-warna tersebut berinteraksi satu sama lain.

Cara paling baik adalah dengan melihat prinsip dasar dari teori warna.

 

 

Apabila Anda pernah mengikuti kelas seni atau melihat karya-karya seni, Anda akan melihat kemiripian dengan roda warna di atas.

Ilustrasi yang paling umum dalam roda ini adalah hubungan antara warna-warna dasar (merah,biru, kuning), dan warna sekunder dan tersier yang tercipta dari gabungan warna tersebut.

Tetapi intinya, roda ini membantu Anda menciptakan harmoni antar warna dan urutan yang enak dilihat. Palet desain website yang harmoni akan membantu Anda menciptakan rasa keseimbangan dan berurutan.

Ada tiga tipe skema warna yang diakui secara luas yang dapat Anda pakai untuk mencapai harmoni: Analogous, Monochromatic, dan  Complementary.

Skema warna yang Analagous memiliki skema warna yang jelas dan berbeda antara warna satu dengan yang lain.

Palet ini paling susah digunakan karena warnanya dapat bertabrakan satu sama lain.

Jadi apabila Anda menginginkan tampilan yang warna-warni, bisa menggunakan skema ini.

 

 

Berbeda dengan skema warna monochromatic, yang berbanding terbalik dari tipe sebelumnya. Sesuai namanya, hanya menggunakan satu warna utama, tapi intensitas dan gradasi yang berbeda.

Palet ini adalah salah satu palet yang paling mudah dan “paling aman” untuk dipakai karena warnanya jarang bertabrakan atau terlalu mencolok.

 

 

Jadi apabila Anda ingin memakai tampilan yang simpel, skema warna monochromatic paling cocok.

Dan yang terakhir adalah tipe palet complementary, yaitu skema yang menggabungkan antara monochromatic dan dan analogous.

Warna yang digunakan adalah warna yang berbanding terbalik satu sama lain pada roda warna sehingga walaupun ada penambahan warna, tidak terlalu membingungkan pengunjung.

 

 

Dan tentunya, tidak hanya tiga tipe saja yang bisa Anda buat. Faktanya tipe palet warna terbaik berbeda-beda tergantung dari siapa yang ditanya.

Skema warna triadic adalah salah satu opsi.

 

 

Warna ini menggunakan tiga warna yang jaraknya berbeda 120 derajat antara warna satu dan lainnya pada lingkaran warna.

Ketika Anda memilih warna, ingatlah bahwa tipe-tipe palet di atas bukanlah aturan yang mutlak. Mereka hanya memberikan ide secara garis besarnya, bukan sebagai aturan mutlak untuk membuat palet warna.

Apapun palet warna yang Anda gunakan, Anda bisa menggunakannya untuk hirarki dari konten-konten untuk halaman Anda.

4. Tonjolkan Warna Utama

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, palet warna membantu memberitahukan bahwa elemen tersebut penting.

Anda bisa memaksimalkan potensinya dengan memberikan efek isolasi pada pikiran seseorang ketika Anda memberikan palet warna pada halaman website Anda.

Gagasan utama dibalik ini adalah semakin menonjol suatu barang, maka akan semakin mudah untuk dikenali dan diingat.

Pastikan juga bahwa warna yang Anda pilih berkemampuan untuk menonjol pada halaman website Anda tanpa adanya benturan dengan desain yang Anda buat.

Pendekatan ini juga selaras dengan preferensi konsumen.

5. Sederhanakan keputusan yang berkaitan dengan desain

Ketika membangun sebuah website atau bisnis ataupun keduanya, menyederhanakan proses-proses dasar adalah kunci utama.

Karena Anda tidak membuang waktu untuk hal-hal yang dasar, maka akan tersedia lebih banyak waktu untuk hal yang lebih kompleks dan lebih berpengaruh terhadap kesuksesan Anda.

Dan membuat desain palet dapat mempersingkat waktu untuk membuat halaman baru. Ketika memilih skema warna, Anda dapat memilih desain dasar dengan lebih gampang baik untuk desainer Anda maupun untuk developer.

Berapa warna yang seharusnya dipakai?

Tergantung kebutuhan dan kompleksitas desain juga tipe kombinasi warna Anda. Apabila menggunakan palet desain monochromatic, Anda mungkin akan membutuhkan tujuh atau delapan gradasi warna untuk memberikan cukup variasi pada layar.

Anda Akan menentukan warna untuk bagian-bagian spesifik pada website, seperti teks, latar belakang, tombol, dan lain-lain.

Bagaimana Memilih Skema Warna Pada Website

Jika Anda kebingungan memilih palet warna yang cocok, bisa dilihat pada link video berikut.

https://www.youtube.com/watch?v=eXhZJI9Iy5c

Idealnya, palet warna mencirikan keyakinan, makna, dan tujuan dari bisnis terkait. Warna yang ramai menandakan suasana kegembiraan dan kurang formal, sebaliknya warna yang lembut menandakan kecanggihan suatu bisnis dan lebih formal.

16 Tipe Palet Warna Website Untuk Menarik Perhatian Pengunjung

Berikut palet warna website yang memberikan efek yang bagus, dengan pilihan warna yang dipilih secara teliti untuk mengungkapkan rasa emosi mereka.

1. Mea Cuppa

 

 

Website Mea Cuppa menggunakan palet warna yang menyenangkan mata dengan menggabungkan warna-warna permata seperti Ruby dan Emerald untuk memaksimalkan gairah, namun juga menggunakan palet warna monochromatic abu-abu dan coklat untuk menggambarkan rasa akan warung kopi.

2. The Big Top

 

 

BigTop adalah komunitas yang dikhususkan dalam membantu pada usaha startup. Situsnya menggunakan palet warna yang tidak biasa namun menarik perhatian dengan kombinasi warna-warna permata mulai dari ungu hingga biru dan oranye terang hingga kuning.

Warna-warna dasar yang adem membuat corak warna cerah terlihat mencolok.

3. Tori’s Eye

 

 

Contoh ketiga adalah Tori’s Eye. Gabungan skema warna monochromatic yang simpel namun sangat kuat berpusat pada gradasi warna hijau.

Skema warna ini seringkali dipakai karena gradasi warna yang berbeda akan gampang menyatu apabila warna dasarnya sama.

4. BarkBox

 

 

Warna pink dominan pada halaman utama BarkBox berulang kali dipakai di semua halamannya dengan gradasi yang berbeda. Kontrasnya bertemu dengan indah pada warna biru yang digunakan pada logo dan button mereka. Menggunakan skema warna complementary untuk menarik perhatian pengunjung dapat membantu Anda untuk memperindah palet warna website apapun.

5. Cheese Survival Kit

 

 

Warna merah adalah warna yang sangat populer sebagai palet warna. Warna ini kaya akan emosi sehingga menjadi serba guna. Terlihat warna merah kuat ketika digunakan dengan dosis kecil seperti pada situ Cheese Survival Kit.

Warna merah digabung dengan warna-warna netral, dan warna biru membantu untuk memberikan perhatian pengunjung pada tombol yang diinginkan.

6. Nordic Ruby

 

 

Nordic Ruby, sebuah konferensi yang berada di Stockholm, memiliki situs web yang indah dengan desain yang kaya akan corak permata. Warna yang dipilih pada situs web ini pemisah antara desain yang canggih dan desain yang kurang berdampak.

7. Lake Nona

 

 

Lake Nona adalah situs web untuk tempat tertentu, terutama di dekat air. Karena itu, tidak heran apabila warna biru terlihat di sini. Warna-warna lain yang netral membuat warna biru terlihat lebih menonjol secara baik.

8. LemonStand

 

 

Dan lagi, tidak heran sebuah perusahaan bernama Lemon Stand akan menggunakan warna kuning pada paletnya. Warna biru dan abu-abu terpasang dengan baik kepada warna kuning juga membantu memperlembut kecerahannya.

9. Mint

 

 

Mint adalah situs web yang didedikasikan khusus untuk finansial, jadi penggunaan warna-warna hijau dan biru adalah pilihan yang bagus. Mereka membantu dalam mengungkapkan ketenangan, ketentraman, dan kepercayaan. Gradasi warna coklat yang netral membuat palet warna serasa akan tanah yang melembutkan rasanya.

10. Odopod

 

 

Odopod menggunakan palet warna yang monoton, tetapi dengan menggunakan gradasi di halaman depan maka terhindar dari rasa bosan. Topigrafis yang besar menunjukkan kontras yang baik, dan mengarahkan pengunjung di mana mereka akan mengeklik.

11. Fiverr

 

 

Anda akan sadar bahwa banyak perusahaan menggunakan warna tertentu, dalam kasus ini Fiverr, warna hijau untuk tombol-tombolnya. Faktanya, warna ini tidak terdaftar di ColorFav karena tertutupi oleh warna-warna netral lainnya.

12. Digital Photography School

 

 

Anda akan berpikir bahwa bisnis seni grafis pasti memiliki palet warna yang kuat, dan Digital Photography School tidak mengecewakan. Dengan warna-warna yang cerah, mereka membantu menarik pengunjung, dan mirip seperti Fiverr, warna oranye pada tombol tidak terlihat di palet warnanya karena hanya digunakan sesekali.

13. Ahrefs

 

 

Ahrefs adalah contoh situs web yang menggunakan palet warnanya secara liberal. Biru gelap menjadi warna utama, tetapi variasinya terlihat di

14. Millo.co

 

 

Millo.co memakai palet warna yang sangat simpel, dan itu lebih baik. Kita tahu persis di mana harus melihat ketika mengunjungi situs seperti ini.

15. Brian Gardner

 

 

Beberapa perusahaan dan individu menggunakan palet warna monochromatic seektrim mungkin. Brand Gardner, seorang pendesain situs, menggunakan skema hitam dan putih yang bekerja dengan sempurna.

Itu karena mereknya yang minimalis, sehingga tercantum makna dan keyakinannya.

16. Loom

 

 

Warna-warna halus dapat berfungsi dengan baik ketika Anda menginginkan kenyamanan pengunjung. Loom menggunakan warna salmon dan biru muda secara bebas. Ini dapat berjalan, khususnya dengan warna biru yang lebih gelap untuk tombolnya dan beberapa elemen penting lainnya.

Bagaimana menggunakan Website Behavior Tool untuk Analisa Palet Warna Terbaik

Anda akan berpikir bahwa yang perlu dilakukan cukup dengan memilih palet warna dan langsung menuju langkah berikutnya. Cara itu bukannya yang terbaik bagi bisnis Anda.

Coba pikirkan. Anda mengetes tombol, judul, dan elemen website lainnya. Mengapa warnanya berbeda?

Kesimpulan

Palet warna situs web Anda tidak hanya mencerminkan merk Anda, tetapi juga untuk menarik pengunjung. Kalau tidak, orang-orang tidak tertarik pada situs Anda tanpa menyadarinya.

Mulai dari yang Anda Suka. Pilih warna yang berbeda dari yang lain sehingga Anda akan menonjol.

Mudah caranya untuk mengubah warna pada situs Anda. Apabila Anda tahu HMTML, Anda bisa mengubah HEX codes pada file tema Anda secara manual. Banyak tema WordPress yang sudah berisi pengaturan yang dapat Anda gunakan untuk mengganti warna situs Anda tanpa mengetahui HTML.

Berikan situs web Anda kesempatan untuk dapat menampilkan semenarik mungkin secara visual.

Related posts

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Chat Now!